Thomas_sembirinG

CatataN

Home
KARYA
About Me
Contact Me
Family Photo Album
Vacation Photo Album
Thom
LuCu??
CatataN

Minggu, 07 Januari 2007

Untuk pertama kali aku berhadapan dengan para Eks Tapol jaman ORBA yang di beri stigma KOMUNIS. Pengalaman saat memandu acara NATAL Bersama PMKRI di Wisma Sentana Jogja ini cukup membuka mata terhadap peliknya persoalan diskriminasi terhadap para Eks Tapol yang sempat mendekam dalam bui untuk sekian masa yang kelam. Natal ini cukup menyentuh sisi kemanusiaan dalam diriku. Trims buat hari ini Tuhan. Tuhan para pemeluk agama, Tuhan para Atheis, Tuhan para Komunis, Tuhan para Marxis!

Aku berusaha menerima semua lintasan waktu yang lewat didepanku. Aku ingin semua berjalan apa adanya tanpa rekayasa. Aku berusaha menerima diri apa adanya.
(25 November 2006)

Catatan Pribadi

Sekarang aku lagi duduk di depan monitor komputer
Sambil denger lagu lagu patriotisme COKELAT.
Asyik ......
Kritis pasti.
Keindonesiaan ditengah gaya hidup kaum muda sekarang yang kehilangan jati dirinya mesti mulai dipertanyakan.
Aktualisasi diri sebagai kaum muda Indonesia harus total ditunjukkan.
Sebagai Katolik?
So Pasti 100% Katolik, 100% Indonesia.
Pro Eclesia Et Patria!

Sejak beberapa hari terakhir aku mulai berpikir tentang masa depan ...

Aku masih belum banyak berubah selama dalam petualangan di Jogja. Aku belum berhasil dengan pencarianku. Aku sebenarnya sudah ingin mengalah dan berhenti dengan semua ini. Aku mulai memasuki fase yang menjemukan. Aku lebih tenang bila ini berakhir. Melihat realita kehidupan di Jogja, satu sisi membuat aku sedikit berharap untuk menemukan apa yang kucari dalam 'ziarah' dan pencarian ini. Namun, di sisi lain aku tak bisa pungkiri, tak banyak hal yang berarti kutemui di kota ini. Andai saja dulu aku memilih kota lain...., mungkin akan berbeda. Satu-satunya hal istimewa yang kudapat dalam perjalanan ini adalah ... jiwa belia yang hadir dalam perjalanan ini. Jiwa yang cukup unik dan belum pernah aku temui sejenis ini sebelumnya. Dia berbeda dengan dengan yang lain. Aku akui aku benar-benar terpikat dan falling in love with her. Hwaaakaka ....., gila men! Cuman logikanya sech, she isn't my typical. But, my fuck in heart making me look grazy every time I seen her. I think, my soul love her so much. Heheee. Tapi, langkah dan tujuanku ke Jogja memang bukan keistimewaan yang ada pada jiwa yang satu ini. Aku juga akui, prioritasku berada di kota gudeg ini adalah menemukan bagian diriku yang akan membawaku menuju masa depan. Masa depan yang aku impikan sepanjang usia hidupku.

Hari ini aku akui bahwa sungguh sulit melepas bayangan Jiwa yang satu ini. Setelah sekian masa dan kemarin sempat jalan bareng lagi, aku berusaha tidak mengungkit masa lalu. Aku berusaha membiarkan semua ini berlalu. Toh, juga aku tak yakin dia bisa memahami orang aneh seperti aku. Jangankan bicara cinta, barangkali rasa sayang dari dia aja kayanya sulit untuk diharapkan. Seperti yang kubayangkan, sulit untuk mendapatkan yang unik. Terlalu bernilai untuk ukuranku. Sebaiknya memang, aku fokus pada prioritas dan membenahi kerusakan sistem pikiranku yang akhir-akhir ini makin parah. Error!!!! Hwakakaaaa....!

Aku sebaiknya memanage ulang kepribadianku yang agak menyulitkanku akhir-akhir ini. Just Pray & hoping it will be success!

(Myreflections,21/10/2006)

Mari bicara tentang keadilan

Yang sekarang seperti oase di padang

Sulit untuk menemukannya bahkan dicari hingga ke penguasa negeri.

Simpati buat Saudara Tibo Cs, tumbal politik Indonesia

Simpati buat Suciwati, yang berjuang untuk seoarang Munir.

Siapa sangka negeri seribu pulau ini menjadi negeri seribu misteri.

Poso mulai bergejolak lagi dan tangis pecah kembali.

Siapa yang bertanggungjawab?

............................

Nauzibillahhhh.............!



Maju terus aktivis pencari keadilan!

Cari keadilan dengan doa di hati!

Cerita di kos Rino cukup menjadi perhatianku
Bagaimana seorang imam terlibat skandal
Bukan hal aneh bagiku ..., biasa.
Hanya cerita siang hari itu kembali menimbulkan pertanyaan menggelitik dalam benakku.
Cerita lama yang kini menjadi bahan baru bagi olah pikirku.
Bunda Maria ... Bunda para imam, teguhkan panggilan para imam-mu!

BUng Karno
rev.jpg
" Sang Revolusioner Bangsa "

Senja bawa aku pulang
Terlalu lama aku bertualang
Hingga lupa akan sisimu yang terang.

Senja bawa aku pulang
Pada kisah-kisah yang telah hilang.
(MyPoems,21/10/06)

Pagi aku terbangun menatap binar mentari
Selimut malam telah kusingkap saat berdiri
Aku tertunduk mengusap mata
Sekelebat bayang gelap muncul sesaat
Bisu aku terpaku
Pagi itu di pusaramu
....................
Ibu ..!

Bosan ...
Rasa ini mulai menyerang seluruh jaringan sarafku
Seluruh badan terasa diperintah untuk memberontak.
Bosan ... Membosankan hari ini.
(SembirinK,22/10/06)







" Mejuah - Juah!! "